Beranda Berita IPHI Sendangadi Sleman Jalin Silaturahmi Jelang Ramadhan 1444 H

IPHI Sendangadi Sleman Jalin Silaturahmi Jelang Ramadhan 1444 H

246
0
Tejo
dr Tejo Katon saat menyampaikan tausyiah di Pengajian IPHI Sendangadi Sleman. (foto: Istimewa)

SLEMAN, IPHIDIY.COM — Sebanyak 200-an jamaah mengikuti pengajian rutin di Masjid Al-Amin, Ngemplak, Sendangadi, Mlati, Sleman, Ahad (26/02/2023). Pengajian Silaturahmi setiap Ahad Pon ini, diselenggarakan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia(IPHI) Desa Sendangadi, Mlati. Sleman, dengan menghadirkan ustadz dr H Tejo Katon, SSi, MBA, MM dari Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY.

Acara diawali dengan tadarus Al-Qur’an yang dipimpin Drs H Asrori, MM kemudian dilanjutkan kata sambutan dan informasi oleh ketua IPHI Sendangadi, H Loko Kuswantoro. Dalam sambutannya Ketua IPHI Sendangadi mengatakan bahwa jamaah yang hadir pagi meliputi jamaah Alumni Haji, Jamaah Alumni Umroh dan jamaah dari masjid Al-Amin.

Lebih lanjut Loko Kuswantoro meminta dukungan dan do’a nya bagi Tim Paduan Suara IPHI Sendangadi yang akan mengikuti lomba paduan suara tingkat Kabupaten Sleman tanggal 12 Maret 2023. Tim yang terdiri dari 14 ibu-ibu dan 7 bapak-bapak dipimpin oleh Hj Dwi Putri Yanti, telah melakukan Latihan Bersama setiap hari Sabtu dan Ahad sore. Loko berharap Tim Paduan Suara IPHI Sendangadi bisa mendapat hasil yang terbaik.

H Tejo Katon dalam tausyiyahnya menyampaikan kunci jika ingin mendapatkan hasil terbaik yaitu yakin. Keyakinan yang ditumbuhkan di dalam otak kita. Setelah yakin Tejo Katon menyarankan baru bertindak untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

“Kenikmatan hidup di dunia ini adalah nikmat sehat, karena apa pun yang kita miliki di dunia tak akan bisa dinikmati jika kita sakit. Nikmat sehat menjadi hal yang mahal harganya. Karenanya, kita perlu mensyukuri nikmat sehat dengan sebaik-baiknya. Al aqlus saliimu fil jismis saliimi, akal yang sehat dalam tubuh yang sehat,” tegas Tejo Katon yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Kesehatan IPHI DIY.

Tejo Katon menjelaskan mensyukuri nikmat kesehatan sama dengan cara mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang lainnya. Imam Al-Ghazali mengatakan bahwa mensyukuri nikmat Allah dapat dilakukan dengan hati, lisan, dan perbuatan.

Mensyukuri nikmat dengan hati, yaitu meyakini bahwa nikmat itu
berasal dari Allah SWT. Mensyukuri dengan lisan dilakukan dengan mengucapkan hamdalah. Sedangkan mensyukuri dengan perbuatan yaitu dengan melandaskan semua perilaku kita pada aturan-Nya.

Cara mensyukuri kesehatan tubuh, kata Tejo, kita harus mampu merawat dengan gaya hidup sehat, baik itu makan, istirahat dan olahraga, sesuai dengan kemampuan tubuh masing-masing. Sehingga melalui perawatan diharapkan badan dan pikiran selalu sehat.

Acara ditutup dengan do’a bersama, untuk anggota jamaah yang sedang sakit agar cepat sembuh yang dipimpin langsung ustadz H Tejo Katon. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.